Oleh: uptdsdsariwangi | September 8, 2008

NUPTK Kecamatan Sariwangi

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Data NUPTK ( Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan ) seluruh Sekolah dan lembaga di Kecamatan Sariwangi Update 08 September 2008 (new)

dapat di unduh disini : nuptkkecsariwangi

Data NUPTK update 08 September 2008 untuk Kabupaten Tasikmalaya selengkapnya dalam file excel dapat anda download di : nuptkkabtasikmalaya

posted by : admin

Oleh: uptdsdsariwangi | September 3, 2008

Ketahui NUPTK dengan mengirim SMS

Kini telah dibuka cara mengetahui NUPTK dengan cara mengirim sms, berikut ini cara-caranya yang harus kita ikuti :

Khusus PNS

Ketik : NUPTKCEKNIP<SPASI>NIP<SPASI>NAMA

Contoh : NUPTKCEKNIP 131738881 RACHMAWATI

Untuk Non-PNS

Ketik : NUPTKCEKDAT<SPASI>#TGL_LAHIR #NAMA_GURU #NAMA_SEKOLAH #KAB/KOTA/PROPINSI

Contoh : NUPTKCEKDAT #24051979 #RAHAYUNINGTYAS #SMA N 1 MALANG #JAWA TIMUR

Format Tanggal Lahir adalah DDMMYYYY
2 Digit Tanggal, 2 Digit Bulan, 4 Digit Tahun

Kirim ke :

0878 8230 5419

selamat mencoba yah ?

Oleh: uptdsdsariwangi | September 14, 2008

Ribuan Ruang Kelas Tahun 2009 di Jabar

(PR) – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heriyawan mengatakan, mulai tahun 2009 akan dibangun 37 Ribu ruang kelas baru, dengan rincian 15 ribu ruang kelas sekolah menengah pertama (SMP), 12 ribu ruang sekolah menengah atas (SMA)/sekolah menengah keterampilan (SMK) dan sisanya ruang kelas di sekolah dasar (SD) sekitar 10 ribu RKB. Pembangunanruangan kelas belajar tersebut, diperkirakan akan menelan biaya kurang lebih Rp 2 triliun.

Pembangunan ruangan kelas merupakan salah satu perioritas yang akan dilakukan oleh Pemprov Jabar.

“Banyak lulusan SD setiap tahunnya, tidak bisa tertampung di SMP. Salah satunya, karena masih kekurangan ruang kelas belajar. Begitu juga lulusan dari SMP. Makanya, Jabar akan berusaha untuk memperepat pembangunan ruang kelas baru,” kata Gubernur Jabar Ahmad Heriyawan, Sabtu (13/9) dalam kunjungan kerja ke Kec. Panumbangan, Kab. Ciamis sekaligus memberikan bantuan untuk SDN Golat yang ambruk.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dr. Dadang Dally, Plh Bupati Ciamis Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan Ciamis Wawan Ariffien, Ketua DPRD Ciamis (non aktif) Jeje Wiradinata dan tokoh masyarakat Panumbangan. Bantuan untuk rehab SD, diserahkan di Masjid Panumbangan.

Menurut Gubernur Jabar, setiap tahun belum ada keseimbangan untuk daya tampung di SMP maupun SMA/SMK. Padahal, jumlah lulusan SD maupun dari SMP yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, terus tinggi.

Makanya, penambahan ruangan kelas baru menjadi harus perhatian serius. Pemprov Jabar sendiri akan berusaha mulai tahun 2009, untuk mengalokasikan anggaran untuk pendidikan sebesar 20 persen dari total APBD.

Gubernur akan mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen. Ia juga minta kepada kepala daerah di kabupaten/kota yang ada di Jabar, harus melakukan hal itu. Apalagi, Mahkamah Konstitusi sudah memberikan peringatan, kalau APBN sampai APND tidak mengalokasikan anggaran pendidikan 20 persen di tahun 2009, maka APBN maupun APBD 2009, batal atau ilegal.

Dengan memberikan alokasi dana pendidikan yang besar, maka diharapkan untuk pembangunan ruang kelas baru, bisa teralokasikan secara memadai. Termasuk, untuk rehab ruangan kelas yang rusak.

Pencetakan buku paket pelajaran, agar tujuannya buku tersebut murah dan terjangkau. Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dadang Dally mengatakan, pembangunan ruangan kelas baru di SMP maupun SMA, setiap tahun dianggarkan.

Namun, diakui untuk ruangan kelas baru masih kekurangan cukup besar yaitu kurang lebih 37 ribu. Ia malah berharap, pada perubahan APBD Jabar juga teralokasikan anggaran untuk pembangunan ruangan kelas baru itu. Sehingga, akan ada proses percepatan untuk pembangunannya. (A-97).***

Wah angka yang fantastis banget kynya ni….mudah-mudahan tidak hanya sekedar janji-janji dan bisa merata terutama di daerah-daerah terpencil, sangat sekali membutuhkan RKB baru karena Lonjakan Penerimaan PMB tahun ini.

Oleh: uptdsdsariwangi | September 12, 2008

DAFTAR KEADAAN RUANG KELAS SD KEC. SARIWANGI

Berikut hasil laporan survey lapangan tentang daftar keadaan ruangan kelas di Kecamatan Sariwangi per Agustus 2008, sebagai bahan rujukan perolehan dana DAK, ABT, DAU dan bantuan sarana yang lainnya.

DAFTAR KEADAAN RUANG KELAS

KEC. SARIWANGI TAHUN 2008

No

Nama SD

Jumlah Ruang Kelas

Rusak Berat

Rusak Ringan

Baik

Ket

1

Leuwisari

6

4

1

1

2

Linggasirna I

7

3

4

3

Cibatu

7

4

1

2

4

Jayaratu I

6

2

4

5

Cipaku

9

3

3

3

6

Linggasirna II

7

4

3

7

Jayaratu II

7

1

2

4

8

Sukarapih

7

1

2

4

9

Sirnagalih

7

3

1

3

10

Malaganti

7

7

11

Selakaso

7

3

1

3

12

Cikeupeul

7

1

1

5

13

Sirnasari

6

4

1

1

14

Padarame

6

3

2

1

15

Lokantara

6

2

4

16

Cikadu

6

3

3

17

Sariwangi

6

2

4

Jumlah

114

41

21

52

Persen ( % )

100

36

18

46

Oleh: uptdsdsariwangi | September 10, 2008

Dompet Dhuafa Bandung untuk Myteacher

Bandung – Tak hanya mengurusi dana zakat, infak, shodaqoh, dan waqaf (ZISWAF), Dompet Dhuafa Bandung pun meluncurkan program Myteacher yang akan diikuti oleh seribu guru honorer dan sukarelawan. Program upgrading guru cuma-cuma, khusus bagi guru bantu, honorer, dan sukarelawan yang seringkali dipandang sebelah mata oleh kebijakan pemerintah.

Menurut Direktur Dompet Dhuafa Bandung Ima Rachmalia, guru memegang peran sangat vital dalam proses transformasi ilmu kepada anak didiknya. “Artinya kemampuan penguasaan materi seorang guru sangat menentukan mutu peserta didiknya,” ujarnya dalam rilisnya, Selasa (9/9/2008).

Untuk itu, guru harusnya terus melakukan pengayaaan pengetahuan dengan mengikuti berbagai pelatihan atau upgrading. Namun sayangnya, seringkali guru yang diutus untuk mengikuti pelatihan adalah mereka yang sudah menyandang status PNS atau minimal guru tetap.

“Padahal meski dari gaji relatif jauhd ari standar hidup layak, namun beban kerja baik guru honorer dan sukarelawan tak jauh berbeda dengan guru berstatus PNS. Makanya sangat wajar jika hal ini seringkali menciptakan jurang kesenjangan di antara mereka,” katanya.

Dia mencontohkan, Dudu Hidayat seorang guru SD Sumber Sari, Sapan Kabupaten Bandung, yang telah mengabdi 14 tahun. Statusnya guru tak tetap dengan penghasilan di bawah Rp 500 ribu. “Dia mengaku belum pernah sekalipun diutus untuk mengikuti pelatihan dan institusi tempat dia mengabdi,” katanya.

Untuk itu, lanjutnya, Dompet Dhuafa Bandung menginisiasi program myteacher yang rencananya akan digelar di Gedung South Auditorium Sabuga, Jalan Taman Sari, pada 17 September 2008.

“Pada saat launching nanti akan diikuti oleh seribu honorer dan guru bantu setingkat SD/MI, SMP/MTs dari institusi formal mau pun non formal se-Jabar,” katanya.

Pembicara yang akan dihadirkan adalah Irwan Widiatmoko (pemecah rekor MURI sebagai super great memory), Jamil Azzaini (inspirator sukses mulia, penulis best seller “Kubik Leadership’, dan Ahmad Fikri (senior Trainer Makmal-Lembaga Pengembangan Insani (LPI) Dompet Dhuafa).

Selanjutnya, kata dia, akan diselenggarakan pelatihan dan proses pendampingan selama satu tahun secara bertahap yang terbagi dalam tiga angkatan. “Kami berharap untuk ke depan program ini mendapat dukungan semua lapisan masyarakat,” ujarnya.(ern/ern)

Oleh: uptdsdsariwangi | September 10, 2008

Dana Pendidikan Naik 16%, Gaji Guru Terendah Rp 2 Juta

Jakarta – Anggaran pendidikan akan dinaikkan sebesar Rp 46,1 triliun. Gaji guru pegawai negeri sipil (PNS) golongan terendah menjadi Rp 2 juta.

“Ini meningkat 14 sampai 16 persen. Sehingga PNS yang rendah pangkatnya bisa mendapatkan gaji minimal Rp 2 juta, sebagaimana janji Presiden dulu,” ujar Mendiknas Bambang Sudibyo.

Bambang menyampaikan hal itu usai mengikuti rapat kabinet terbatas dengan Presiden SBY tentang anggaran pendidikan, di Istana Kepresidenan, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (9/9/2008).

Menurut Bambang, para guru yang mendapatkan kenaikan gaji tersebut mencakup semua golongan.

“Kenaikan itu di luar kenaikan reguler per tahun yang jumlahnya 15 persen,” tambah dia.

Menurutnya, para guru non-PNS yang ada di Depdiknas atau Depag juga akan mendapatkan tunjangan. Jumlahnya bervariasi.

“Untuk yang belum sarjana dinaikkan Rp 50 ribu, sedangkan yang sudah sarjana naik Rp 100 ribu,” imbuh menteri asal Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Bambang mengatakan dari anggaran total pendidikan sebesar Rp 244 triliun, gaji guru menyerap 27 persen anggaran. Sedangkan 50 persen dari anggaran akan digunakan untuk pembiayaan wajib belajar.

“Kita tingkatkan untuk pendidikan menengah, tinggi, nonformal, dan peningkatan kesejahteraan peneliti,” jelas dia.

Para peneliti itu, lanjut dia, adalah semua dosen yang statusnya non-PNS. Syaratnya, peneliti itu sudah membuat artikel yang dipublikasikan di jurnal-jurnal.(detik.com)

wah mantef tuh kayanya …

Oleh: uptdsdsariwangi | September 9, 2008

TK MALAGANTI

PROFIL SEKOLAH

TK MALAGANTI

Nama Sekolah             : Taman Kanak-Kanak Malaganti

Alamat                        : Kp. Malaganti RT. 012 RW.004 Desa. Sukaharja

Kecamatan                  : Sariwangi

Kabupaten                   : Tasikmalaya

Provinsi                       : Jawa Barat

Kode Pos                      : 46465

Telepon                       : –

Status Sekolah             : TK Pembina Kecamatan yang dikelola oleh Yayasan/Swasta

Yayasan Induk            : CIPTA DHARMA MANUNGGAL

Alamat                        : Komplek Perum Dozer Indah Jl. KH Ruhiat No. 3 Cipakat

Singaparna Telp. 0265-7075159 Tasikmalaya 46417

Akta Notaris               : 45/2006 Tanggal 24 Agustus 2006

Ijin Operasional          : Dari     : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

Nomor : 642.1/2027 a/Disdik/2006

SK TK Pembina            : Dari        : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya

Nomor    : 642.1/2402/Disdik/2007

VISI SEKOLAH :

” Terciptanya sistem pendidikan yang kondusif dan demokratis dalam rangka peningkatan kualitas SDM yang beriman dan bertakwa ”

MISI SEKOLAH :

  1. Meningkatkan profesionalisme pendidikan yang islami
  2. Mengembangkan kemampuan/kompetensi pelaku pendidikan
  3. Memperluas jangkauan pendidikan
  4. Modernisasi sarana dan prasarana
  5. Membangun jaringan kerjasama antar lembaga pendidikan
  6. Menetapkan dan mengembangkan sistem informasi pendidikan

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori