Oleh: uptdsdsariwangi | September 1, 2008

Jabar Akan Luncurkan Program Jabar Bebas Jenjang Putus Sekolah

Kepala Bapeda Jabar, Deny Juanda dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id (28/7) menegaskan Jabar dalam rangka meningkatkan pencapaian pembangunan di sektor pendidikan, dalam waktu dekat ini akan meluncurkan program strategis yaitu program Jabar bebas jenjang putus sekolah.

Rencananya program tersebut, akan diimplementasikan dengan berbagai kegiatan diantaranya sekolah gratis di Kabupaten/Kota untuk jenjang SD dan SMP bagi kalangan masyarakat tidak mampu. Program tersebut sekarang sedang dalam tahap rancangan.

Jika program tersebut dapat direalisasikan, diharapkan dapat menuntaskan salah satu dari target program pendidikan yaitu menuntaskan wajar dikdas 9 tahun. Jika dapat terealisasi di sisi lain diharapkan dapat menjadi gerakan massal.

Deny menambahkan, dirinya meminta kepada dunia usaha dan orang-orang yang terpanggil memajukan sekolah, dapat turut berpartisipasi menyukseskan program tersebut.

Sementara itu, Ketua Pansus Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Yomanius Untung dalam keterangannya secara terpisah kepada jabarprov.go.id mengungkapkan dalam proses pembahasan Raperda tentang penyelenggaraan pendidikan, Pansus sedang merancang pendidikan yang terjangkau dan berkualitas.

Rancangan pendidikan yang terjangkau dan berkualitas, salah satunya dapat diimplementasikan dalam pendidikan gratis untuk masyarakat yang tidak mampu. Dalam rangka menyukseskan rancangan program pendidikan tersebut seluruh Kota/Kabupaten di Jabar didorong untuk dapat mengalokasikan anggaran untuk sector pendidikan sebesar 20% dari jumlah APBD.

Kendati demikian, ujar Untung pengalokasian 20% anggaran pendidikan di Kabupaten/Kota tergantung dari kemampuan Kota/Kabupaten yang bersangkutan. Terkait dengan kenyataan tersebut, dalam Raperda tentang Penyelenggaraan Pendidikan akan dibuat cluster kemampuan Kota/Kabupaten dalam mengalokasikan anggaran untuk pendidikan.

jabarprov.go.id

Kami sebagai insan pendidikan menyambut baik hal tersebut diatas dan sangat mendukung sekali, sebagai penuntasan wajar dikdas 9 tahun dan menyongsong wajar pendidikan 12 tahun sampai jenjang sma/smk.

Hal ini ditunjang sekali oleh keberadaan Pemda Tasikmalaya yang menjalankan program :

1. Program Peningkatan kualitas profesional tenaga pendidik :

2. Program Peningkatan pengadaan sarana / prasarana pendidikan :

3. Program Pengadaan bahan ajar yang berorientasi kebutuhan daerah :

4. Program wajib belajar Pendidikan 9 tahun :

a. Pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan rehabilitasi/revitalisasi sekolah;

b. Pembangunan ruang kelas baru (RKB);

c. Pengembangan SMP Terbuka, Sekolah satu atap, Paket B, dan Pesantren Salafiyah

d. Pemberian beasiswa dan peningkatan jumlah orangtua asuh

e. Pengembangan program keaksaraan funsional (KF) dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM)

5. Program Perintisan Wajib Belajar 12 Tahun :

6. Program Layanan Pendidikan Non Formal :

7. Program Peningkatan Layanan Pendidikan :

8. Program Pengembangan Partisipasi Masyarakat :

9. Program Optimalisasi Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) :


Responses

  1. bagaimana dengan bebas sekolah sampai tingkat sma/smk? pemerintah agar bisa memperhatikan masyarakat kecil. Upaya pemerintah untuk itu pa!!!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: